Archive for December, 2008

Roy Suryo dan Azhari bersaudara

Sunday, December 28th, 2008

Lagi-lagi Roy Suryo, si pengamat ‘telematika’ tersebut kembali mendapatkan sorotan. Bila sebelumnya barusan saja dia mengadukan Ahmad Dhani ke polisi karena menurut dia Ahmad Dhani melakukan pelecehan Bendera Merah Putih, sekarang dia yang di ancam akan di laporkan ke polisi oleh Rahma Azhari.

Seperti biasa, Roy Suryo, selalu di mintai pendapat oleh para wartawan infotainment apabila ada foto-foto vulgar yang beredar di internet. Sekarang beredar foto-foto bugil yang mirip dengan Sarah dan Rahma Azhari, dan Roy Suryo kembali menggunakan ilmunya untuk meneliti foto-foto tersebut dan memberikan komentar-komentar.

Hal ini membuat pihak Azhari naik pitam, karena menganggap komentar-kometar Roy Suryo tidak berada pada tempatnya. Farhat Abbas, pengacara Azhari bersaudara, melarang Roy Suryo mengomentari foto-foto tersebut (source).

Bahkan Rahma Azhari juga mencurigai kalau Roy Suryo ikut menyebarkan foto bugilnya (source).

Sang Roy Suryo, selalu penuh dengan sensasi.

Popularity: 1% [?]

Tags: , ,

Ibu

Monday, December 22nd, 2008

Sebelum tertidur.

Sebuah syair lagu dari Iwan Fals, yang menurut saya adalah lagu yang paling berkesan untuk hari Ibu seperti ini.

Ibu

Ribuan kilo, jalan yang kau tempuh
Lewati rintang, untuk aku anakmu

Ibu ku sayang, masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah penuh nanah

Seperti udara, kasih yang engkau berikan
Dengan apa membalas

Ibu

Ingin kudekap, dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu

Lalu doa-doa, baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas

Ibu

Tidak ada kata yang lebih tepat lagi untuk mengungkapkan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya.

Selamat hari ibu.

Popularity: 1% [?]

Tags: ,

A Farewell from Iraqis to Bush

Sunday, December 21st, 2008

The days are counted, the days that Bush as the president of the United States of America. As his days are counted, he visited Iraq and hoping that the Iraqis people will cheering him as their saviour.

After he killed and tortured thousands of Iraqis people, men, women and children? What Bush expected? Hughs and kisses from Iraqis?

No, just a pair of shoes thrown in his face by an Iraqis Journalist.

We should question why, why the journalist thrown his shoes to Bush. What is the reason? Certainly not to gain attention as Bush claimed to be. As a professional journalist, he should be able to control his emotions, but he failed.

The shoes thrown at his face is a climax of what the Iraqis feels about him. Majority of Iraqis will do the same a the journalist did, the journalist just got lucky that he was in the right place and in the right time.

If now the journalist not only a local hero in Iraq, but now he become the global hero. People all around the world cheered him and his acted. It is shown that the hatred toward Bush doesn’t belong only to Iraqis people, but to the majority of the people of the world. Even he is hated in his own country.

It’s a message to Bush that he is a total failure.

Popularity: 1% [?]

Tags: , ,

Finally, Bush got what he deserve

Tuesday, December 16th, 2008

Finally, George W Bush got what he deserve. A pair of shoes in his face.

Never, a President got so much humiliation like what happen with Bush. Any president, any country, never happened. What happen to Bush was very embarrassing, when an angry Iraqi journalist throw a pair of shoes into his face, to bad he missed.

Where are the Secret Service that supposedly guard him day or night with their live? Maybe the secret service think that his life is not worthed anymore.

Bush is a failure.

Even american hate him.

Now the Iraqis consider the journalist as their hero.

Maybe they should build a statue of Bush in public place where everybody can throw their shoes at. The same way the muslim pilgrimage do in Mecca, throw stones to statues that represent of the Devil. That should be fun.

Popularity: 1% [?]

Tags: , ,

Dewa, Roy Suryo dan pelecehan bendera

Tuesday, December 2nd, 2008

Berita hangat terkini, Roy Suryo yang sering disebut-sebut sebagai pakar telematika oleh media masa, mengadukan group band Dewa ke Mabes Polri dengan dakwaan pelecehan terhadap Bendera Merah Putih. Dalam video klip lagu “Perempuan Paling Cantik di Negeriku Indonesia” terdapat backdrop merah putih dengan lambang group band Dewa di tengahnya dan menurut Roy Suryo itu adalah bentuk dari pelecehan terhadap Bendera Merah Putih.

Menurut saya pribadi apa yang di lakukan Dewa terhadap video klipnya jauh dari apa yang disebut pelecehan bendera, justru sebaliknya. Melihat video klip tersebut dengan backdrop merah putih saya justru merasakan semangat patriotisme dari Dewa.

Lalu dimana bentuk pelecehannya?

Apakah karena ada lambang group band Dewa maka dianggap sebagai bentuk pelecehan?

Bila Bendera Merah Putih di bakar, diinjak-injak atau di sobek itu sudah jelas bentuk pelecehan, tetapi apakah yang dilakukan Dewa sebagai bentuk pelecehan juga?

Dan siapakah yang berhak untuk menentukan apakah tindakan tertentu bisa di sebut dengan pelecehan terhadap Bendera Merah Putih?

Apakah Roy Suryo?

Tindakan Roy Suryo untuk melaporkan group band Dewa ke Mabes Polri sudah tepat. Biar nanti hukum yang menentukan apakah Dewa sudah melakukan pelecehan terhadap Bendera Merah Putih.

Apakah bila saya menggunakan baju berwarna merah putih, dan ada tulisan di tengahnya maka saya telah melakukan pelecahan juga?

Biar nanti hukum yang berbicara, dan hukum di Indonesia tampak jelas semakin adil.

Popularity: 2% [?]

Tags: , ,