Mempertanyakan Sekolah Islam

Menjelang tahun ajaran baru, para orang tua sekarang sudah mulai sibuk untuk  mencari sekolah yang tepat untuk buah hatinya.

Seperti saya yang juga sedang mencari SD yang tepat untuk anak saya, dan sebagai orang Islam pilihan pertama bagi saya adalah mencari SD Islam.

Tapi setelah mendatangi beberapa SD Islam di dekat rumah, saya jadi bingung, karena hampir semua sekolah Islam yang saya datangi membutuhkan biaya yang tidak sedikit, rata rata lebih mahal dari SD swasta umum lainnya. Untuk biaya masuk saja yang paling rendah adalah 6 juta rupiah dan biaya bulanan adalah sekitar 300 ribu rupiah, belum lagi biaya daftar ulang setiap tahun dan biaya biaya lainnya.

Dan biaya bukan lah satu satu nya yang membuat saya bingung.

Melihat kurikulum yang mereka tawarkan justru lebih membuat saya bingung.

Contohnya, bila SD yang lain mungkin hanya menawarkan bahasa Inggris, sedangkan sekolah Islam rata rata menawarkan juga bahasa Arab. Bila di tambah dengan bahasa daerah jadi anak murid harus mempelajari empat buah bahasa sekaligus. Apakah tidak terlalu berat untul seorang anak SD?

Itu baru urusan bahasa, selain itu juga ada hafalan Hadits, Quran dan yang lainnya.

Pribadi menurut saya itu terlalu berat untuk mereka.

Sampai ada celetuk seorang teman kalau SD Islam lokal kita lebih “Islami” dari pada sekolah Islam import seperti Al Azhar.

Menurut saya anak juga harus di beri kesempatan untuk bermain, menghabiskan waktu masa kecilnya yang cuma sekali dengan kegembiraan, bukan hanya dengan belajar. 

Mungkin saya akan menyekolahkan anak saya di sekolah swasta umum, karena sekolah negeri di dekat tempat saya masih kurang terawat, kemudian untuk soal agama akan saya serahkan ke mesjid dekat rumah.

Tapi semuanya kembali kepada orang tua masing masing, setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Semoga apapun pilihan kita, itu adalah yang terbaik untuk anak kita.

Posted from WordPress for Android

by

Leave a Reply