Archive for the ‘Indonesia’ Category

Mario Teguh dan wanita perokok

Tuesday, February 23rd, 2010

Kembali, dunia maya di indonesia mengalami kontroversi. Kali ini disebabkan oleh pernyataan dari tim Mario Teguh di twitter.

Siapa yang tidak kenal dengan Mario Teguh, seorang motivator, inspirator yang mungkin paling terkenal di Indonesia. Yang selalu berusaha mengeluarkan sisi positif dari seseorang.

Tapi sekarang dia sedang tersandung masalah, karena ada beberapa orang tidak suka dengan pernyataan dari tim Mario Teguh di twitter.

Hal ini berakibatkan ditutupnya akun twitter milik Mario Teguh, dan Mario Teguh secara tegas menyatakan dia yang bertanggungjawab secara penuh, tidak seperti para politikus kita yang selalu berusaha melarikan diri dari masalah dengan mengorbankan anak buah nya sendiri.

Lalu apakah isi dari pernyataan tersebut?

#MTOF 6 : Wanita yang pas untuk teman pesta, clubbing, bergadang sampai pagi, chitchat yang snob, merokok, dan kadang mabuk – tidak mungkin direncanakan jadi istri.

# MTOF 7 : Pria yang pas untuk wanita # MTOF 6 : tidak akan jadi suami yang setia dan ayah yang menghebat-hebatkan anak-anaknya.

Entah mengapa peryataan yang sederhana dan mengandung kebenaran bisa menjadi sesuatu yang kontroversial? Mungkin karena kebenaran itu sendiri? Dan mereka tidak bisa menerima kebenaran itu dengan hati yang iklas?

Kalau menurut saya sendiri, hal tersebut berlaku juga untuk kaum pria. Pria yang pas untuk teman pesta, clubbing, bergadang sampai pagi, chitchat yang snob, merokok, dan kadang mabuk – tidak mungkin direncanakan jadi suami.

Wanita mana yang mau menjadikan seorang pria seperti di atas untuk di jadikan suami?

Yang pasti, menurut saya sendiri merokok adalah perbuatan yang menyakiti diri sediri dan juga menyakiti orang lain.

Dan bagaimana kita bisa memilih pasangan hidup kita, istri atau suami kita, ibu atau ayah dari anak-anak kita, bila dia secara sadar menyakiti diri dia sendiri dan orang lain.

Bila kenudian ada yang tersinggung dengan pernyataan tersebut,silahkan baca #MTOF9, sungguh sangat pas untuk mereka.

# MTOF 9 : Orang yang gelisah dan protes saat mendengar nasehat orang baik adalah orang baik yang sedang salah sikap.

Sungguh sesuatu yang benar.

Popularity: 3% [?]

Tags: , , , , ,

Related posts

Luna Maya vs Infotainment

Saturday, December 19th, 2009

Mungkin artis wanita yang paling top di Indonesia saat ini, Luna Maya sekarang sedang berhadapan dengan wartawan, terutama wartawan infotainment.

Ungkapan isi hati Luna di jejaring sosial berakibat panjang, karena pihak wartawan menganggap ungkapan isi hati Luna Maya menghina profesi mereka sebagai wartawan.

“Infotemnt derajatnya lebh HINA dr pd PELACUR, PEMBUNUH!!!! may ur soul burn in hell!!…”

Luna Maya pasti salah dalam hal ini, seharusnya dia cukup curhat ke beberapa teman akrab saja, tidak ke jejaring sosial seperti twitter yang memiliki anggota ratusan, ribuan bahkan jutaan anggota.

Tapi setenar apapun seorang artis, seorang Luna Maya, dia tetap seorang manusia. Yang kadang-kadang, di saat yang paling mengesalkan, emosi sudah tidak bisa di kontrol lagi.

Lalu apa kira-kira penyebab sehingga Luna Maya begitu kesal kepada wartawan infotainment?

Kutipan dari kompas.com

Dia hanya mengaku ingat, seusai penayangan perdana film tadi di Plasa EX, Jakarta, 15 Desember 2009, bersama istrinya mengaku sangat khawatir dengan sikap para awak pekerja infotainment saat ”memburu” Luna yang saat itu menggendong putra kekasihnya (pemusik Ariel) yang tertidur dalam gendongannya.

Walau mengaku sudah terbiasa melihat perilaku seperti itu, Salman tak urung mengaku sangat khawatir, terutama ketika Luna dan anak yang digendongnya itu terdesak sampai ke tangga eskalator.

Salman berpikir, bagaimana kalau tiba-tiba mereka berdua terdorong dan terjatuh lantaran terdesak belasan pekerjainfotainment yang lengkap membawa berbagai peralatan kerja, seperti lampu sorot dan berbagai macam kamera.

Bagaimana dengan wartawan infotainment? Apakah mereka dewa yang tidak pernah salah?

Mungkin ini saat yang paling tepat bagi para wartawan infotainment untuk melakukan mawas diri, bagaimana seharusnya mereka melakukan pekerjaan mereka. Seharusnya mereka juga memiliki rasa empati terhadap rekan mereka, para artis. Bagaimana perasaan mereka sekarang, maukah mereka di wawancara, bagaimana dengan keadaan sekeliling mereka.

Bila kedua belah pihak bisa saling menghormati, baik Luna Maya menghormati wartawan infotainment dan sebaliknya, wartawan infotainment meghormati hak-hak Luna Maya, kejadian seperti ini tidak perlu terjadi.

Bila benar, wartawan infotainment yang membesarkan Luna Maya, bukan berarti mereka bisa melakukan apa yang mereka mau terhadap Luna Maya.

Tanda pengenal wartawan di dada mereka tidak membuat mereka kebal hukum dan paling benar.

Semoga kedua belah pihak bisa saling mawas diri dan saling memaafkan.

Teringat nasib Putri Diana yang meninggal secara mengenaskan karena dikejar-kejar oleh paparazi.

Popularity: 2% [?]

Tags: , , ,

Related posts

Mencari Keadilan

Saturday, December 5th, 2009

Nenek Minah, di hukum 1 bulan dan 15 hari dengan masa percobaan 3 bulan hanya karena mencuri 3 buah kakao.

Bapak Aguswandi, di hukum 2 bulan penjara karena me-charge HP.

Manisih, Jowono, Rustono dan Sri Suratmi di tahan karena memungut buah randu seberat 2 kg yang harganya hanya 4000 rupiah.

Ibu Prita di jerat dengan tuntutan pidana dan perdata hanya karena sebuah email curhat yang di kirim ke beberapa temannya dan kemudian beredar luas di internet.  Sekarang dia di vonis untuk membayar denda sebesar Rp. 204 juta rupiah. Jumlah yang sangat besar untuk kalangan menengah ke bawah.

Sementara Anggodo bisa berjalan bebas.

Sementara Anggoro hidup nyaman di singapura.

Sementara para koruptor, penjahat berkerah putih bebas berkeliaran, menggondol milyaran bahkan trilyunan uang rakyat.

Sementara kasus bank Century akan di peti es kan, karena yang memimpin pansus adalah orang golkar yang dekat dengan kekuasaan.

Rasa-rasanya keadilan sudah menjadi barang langka di negara ini. Mungkin beberapa tahun ke depan keadilan sudah punah, tidak ada lagi.

Popularity: 2% [?]

Tags: , , , , , , , ,

Related posts

Awas, serbuan Miyabi

Sunday, September 27th, 2009

Miyabi akan datang, akan menyerbu ke Indonesia. Bila ada yang tidak tahu siapa atau apa itu Miyabi bersiaplah untuk kaget. Miyabi bukanlah sejenis makanan dari Jepang, atau mainan terbaru dari Jepang, tapi adalah seorang bintang film PORNO dari Jepang.

Miyabi atau dengan nama aslinya Maria Ozawa, bisa di bilang adalah ratu dari bintang film porno di Jepang, dia sudah bermain di ratusan film porno, dan sekarang akan datang ke Indonesia untuk bermain film lokal dengan judul “Menculik Miyabi”.

Gila.

Sugguh banyak orang di Republik ini sudah gila. Kebebasan yang seharusnya di pergunakan untuk kebaikan dan kemajuan, justru di salah gunakan untuk kerusakan demi untuk kepentingan pribadi.

Apa untungnya mendatangkan Miyabi ke Republik ini? Kecuali untuk menebalkan kantong segelintir orang? Kedatangan Miyabi di takutkan akan lebih banyak mendatangkan hal-hal yang negatif dari pada yang positif. Lalu buat apa?

Gila.

Seperti biasa pihak produser tidak perduli akan tanggung jawab moral selama tidak melanggar hukum, hukum buatan manusia.

Mengapa tidak mendatangkan orang yag lebih “benar” dari Miyabi, masih banyak yang bisa di datangkan, ratusan atau ribuan wanita terkenal yang bisa di culik untuk menggantikan Miyabi. Mengapa tidak “Menculik Dian Satro” atau “Menculik Sandra Dewi”? Pasti masih banyak yang akan menonton film tersebut.

Tapi seperti biasa, mereka tidak berniat untuk membuat film yang bermutu, hanya film murahan yang bisa mengeruk uang banyak.

Ataukah ada niat jahat di balik pembuatan film ini? Apa jadinya bila negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia membuat film dengan peran utama Miyabi? Walaupun mugkin di dalam film tersebut tidak ada adengan pornonya, tapi tetap konotasi negatif yang di terima.

Semoga banyak orang awam dan bahkan dari kalangan perfilman sendiri yang masih bermoral akan menolak serbuan Miyabi.

Popularity: 2% [?]

Tags: , , , ,

Related posts

Kasus Ibu Prita Mulyasari Bag 2

Tuesday, August 4th, 2009

Kembali keadilan di negeri ini di pertanyakan. Ibu Prita Mulyasari yang sudah di nyatakan bebas oleh Pengadilan Negeri Tanggerang ternyata masih harus menjalani pengadilan ulang karena Pengadilan Tinggi Tanggerang membatalkan putusan bebas Ibu Prita.

Apakah kasus yang tidak lebih dari dagelan ini masih mau di perpanjang?

Saya pernah menulis bahwa Ibu Prita beruntung ketika kasusnya pertama kali muncul pada saat masa kampanye. Sehingga banyak “dukungan” yang di berikan dari para capres dan cawapres kepada dirinya. Tentunya mereka sambil berkampanye, seakan-akan mereka perduli dengan rakyat kecil seperti Ibu Prita.

Tapi sekarang?

Tidak ada kabar berita lagi, bahkan kasus Ibu Prita seakan hilang tertelan oleh kasus-kasus yang “lebig besar” seperti kasus DPT, Antasari, Bomb dan sekarang meninggalnya Mbah Surip.

Kasus Ibu Prita adalah mewakili kita semua, bila Ibu Prita kalah, maka kalah juga kebebasan berbicara kita, kalah juga hak kita sebagai konsumen untuk mendapat hak pelayanan yang leih baik dari produsen. Dan kita tidka berani lagi bersuara apabila kita tidak mendapatkan layanan yang menjadi hak kita, karena bisa saja kita di tuntut balik oleh mereka.

Apabila Ibu Prita menang, maka kita juga yang akan menang. Tidak ada lagi para produsen yang bersikap semena-mena kepada konsumen nya. Mereka tidak bisa lagi mengancam kita apabila kita bersuara vokal kepada mereka, padahal kita hanya meminta hak kita sebagai konsumen.

Kepada Ibu Prita, selamat berjuag ibu. Mungkin kita tidak bisa di samping ibu berjuang bersama, tapi dukungan moral kami, doa kami akan selalu bersama ibu. Karena Ibu Prita adalah kami, dan kami adalah Ibu Prita.

Kebebasan untuk berbicara harus tetap hidup di negeri ini. Karena kebebasan untuk berbicara adalah inti dari demokrasi.

Popularity: 1% [?]

Tags: , , , ,

Related posts