Announcement:
Welcome to my blog!!! Something Shocking

Perceraian modern

07 November 2008

Sekarang perceraian adalah hal yang lumrah. Ketika saya masih anak-anak perceraian adalah hal yang tabu. Sangat sedikit pasangan suami istri yang bercerai, mereka biasanya mengusahakan segala upaya agar pernikahan mereka tetap utuh. Mungkin bukan hanya untuk mereka, tetapi juga untuk anak-anak mereka.

Tapi sekarang sudah berubah, jaman sudah berubah. Hal yang dulu tabu dilakukan sekarang sudah umum dilakukan. Pernikahan bukan lagi hal yang suci, pernikahan sudah menjadi semacam permainan belaka.
Sekarang sangat mudah untuk bercerai, berbagai macam alasan bisa dicari untuk menghalalkan perceraian, bahkan mungkin alasan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

Seorang wanita menceraikan suaminya hanya karena alasan harta. Ketika suaminya kaya dan berkuasa sang wanita setia bersamanya. Tetapi ketika sang suami jatuh miskin dan tidak berkuasa lagi, maka dengan tidak malu-malu sang wanita meminta cerai, dengan alasan yang sangat egois, sang suami sudah tidak mampu lagi memberinya nafkah lahir.

Jadi sebenarnya sang wanita menikah dengan harta dan kekuasaan sang suami, bukan dengan suaminya sendiri.

Lalu dimanakah ikrar yang di agung-agungkan pada saat pernikahan?
Sampai ajal memisahkan kita?

Atau mungkin kita perlu menciptakan ikrar pernikahan baru, selama kamu kaya dan berkuasa?

Sungguh menyedihkan.

Bagaimana dengan laki-laki?

Sudah banyak contoh lelaki yang menceraikan sang istri karena wanita yang lebih muda dan lebih cantik. Sang lelaki rela untuk menceraikan sang istri yang sudah dengan setia menemani hidupnya, mendidik anak-anaknya selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun hanya karena wanita yang lebih muda dan lebih cantik.

Dunia ini semakin lama semakin membingungkan, tidak heran bila sebagian orang menganggap berbagai bencana alam yang ada belkangan ini adalah hukuman Tuhan untuk kita.

Ada saatnya nanti kita semua akan di adili akan perbuatan kita di dunia, dan kita tidak akan dapat menghindar atau menunda dari hukuman yang sudah menanti kita.

Popularity: 3% [?]

Tags: , ,

Related posts

IT’S MY PHONE!

02 November 2008

Why you did not pick up my call?

Somebody yelling at me, he is angry because I did not pick up his phone call to my mobile phone.

What the …?

Why he become angry because I did not pick up his call? Yes, I know that someone calling me, my phone is ringing correctly and I can see his name diplayed in my phone.

So? Did I HAVE to pickup his call?

This is my phone, I can do what ever I want with it. I can pick up the call IF I WANT TO, and I can reject the call IF I WANT TO. I can throw it into a toilet IF I WANT TO, or hit it with a sledge hammer IF I WANT TO. It’s MY PHONE!

I do not have any obligation to pick up every call to my phone. There is nothing in the phone operator agreement that I should pick up every call.

It’s up to me to pick up the call or not. Why they become so angry about?

If I called someone and they didn’t pick up the phone, I usually sent them a short text message why I want to call them. If they still do not return the call, it’s their phone and it’s their choice, I realize that. Maybe they are too busy to return the call or simply because my call it’s not important to them.

But some people just don’t understand.

Popularity: 5% [?]

Tags: ,

Related posts

Pak Wiranto, ayo maju terus!

31 May 2008

Kelompok Sby kebakaran jenggot akibat iklan yang di lakukan oleh Wiranto. Padahal Wiranto hanya menyampaikan kebenaran dan itu sah-sah saja.
Dalam iklan tersebut Wiranto mengingatkan rakyat bahwa Sby sudah ingkar janji karena dia sebelumnya dia berjanji untuk tidak menaikan harga BBM, tetapi apa kenyataanya?
Tidak ada yang namanya black campaign, tidak ada yang namanya negatif campaign. Selama yang di iklankan adalah kebenaran, maka semua itu sah-sah saja.
Bila Wiranto terus berani bersuara lantang, dan secara bersamaan bisa membuktikan dirinya mampu untuk memimpin negeri ini, maka saya tidak akan ragu lagi untuk memilih Wiranto.
Negeri ini membutuhkan seorang pemimpin yang tegas, adil dan berani. Dan semoga semua hal itu ada di diri Wiranto.
Maju terus Pak Wiranto.
Pada akhirnya, biarlah rakyat yang menentukan. Itulah demokrasi.
31 Mei 2008

Popularity: 23% [?]

Tags: , ,

Related posts

Horeee, SPMB Online

03 August 2007

Akhirnya, atau mungkin sudah saatnya kalau pengumuman Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiwa Baru (SPMB) dapat di akses secara online di situs http://spmb.or.id.

Tidak perlu antri dan berdesak-desakan.

Tidak perlu bangun pagi-pagi untuk beli koran.

Cukup pergi ke warnet terdekat, atau bagi yang beruntung yang memiliki akses internet di rumah (walaupun hanya melalui telkomnet instan), bisa langsung mengakses situs http://spmb.or.id

Cukup memasukan nomor peserta SPMB anda dan akan langsung di ketahui hasilnya.

Bagi yang beruntung di terima, SELAMAT UNTUK ANDA.

Bagi yang tidak, jangan berkecil hati, SPMB bukan segala-galanya.

Popularity: 38% [?]

Tags:

Related posts