Kasus Ibu Prita Mulyasari Bag 2

,

Kembali keadilan di negeri ini di pertanyakan. Ibu Prita Mulyasari yang sudah di nyatakan bebas oleh Pengadilan Negeri Tanggerang ternyata masih harus menjalani pengadilan ulang karena Pengadilan Tinggi Tanggerang membatalkan putusan bebas Ibu Prita.

Apakah kasus yang tidak lebih dari dagelan ini masih mau di perpanjang?

Saya pernah menulis bahwa Ibu Prita beruntung ketika kasusnya pertama kali muncul pada saat masa kampanye. Sehingga banyak “dukungan” yang di berikan dari para capres dan cawapres kepada dirinya. Tentunya mereka sambil berkampanye, seakan-akan mereka perduli dengan rakyat kecil seperti Ibu Prita.

Tapi sekarang?

Tidak ada kabar berita lagi, bahkan kasus Ibu Prita seakan hilang tertelan oleh kasus-kasus yang “lebig besar” seperti kasus DPT, Antasari, Bomb dan sekarang meninggalnya Mbah Surip.

Kasus Ibu Prita adalah mewakili kita semua, bila Ibu Prita kalah, maka kalah juga kebebasan berbicara kita, kalah juga hak kita sebagai konsumen untuk mendapat hak pelayanan yang leih baik dari produsen. Dan kita tidka berani lagi bersuara apabila kita tidak mendapatkan layanan yang menjadi hak kita, karena bisa saja kita di tuntut balik oleh mereka.

Apabila Ibu Prita menang, maka kita juga yang akan menang. Tidak ada lagi para produsen yang bersikap semena-mena kepada konsumen nya. Mereka tidak bisa lagi mengancam kita apabila kita bersuara vokal kepada mereka, padahal kita hanya meminta hak kita sebagai konsumen.

Kepada Ibu Prita, selamat berjuag ibu. Mungkin kita tidak bisa di samping ibu berjuang bersama, tapi dukungan moral kami, doa kami akan selalu bersama ibu. Karena Ibu Prita adalah kami, dan kami adalah Ibu Prita.

Kebebasan untuk berbicara harus tetap hidup di negeri ini. Karena kebebasan untuk berbicara adalah inti dari demokrasi.

by

1 Comment


  1. // Reply

    Mungkin para capres dan cawapres yg dulu rebutan membela prita sekarang lagi pada sibuk sidang

Leave a Reply