Laskar Pelangi

,

Inilah kali pertama saya membaca buku Laskar Pelangi, mungkin yang lain sudah membaca buku ini berulang kali, bahkan mungkin sudah menonton filmnya. Bagi saya, inilah kali pertama.

Terus terang saya hanya menggangap Laskar Pelangi hanyalah buku biasa yang tidak ada apa-apanya. Hanya buku tentang seseorang yang terobsesi dengan masa kecilnya. Bukan cuma sekali, ketika sebuah buku di gembar-gemborkan sangat bagus oleh orang banyak, tetapi bagi saya tidak lebih dari sebuah roman picisan.

Tapi lama-lama saya penasaran juga dengan buku Laskar Pelangi ini, apalagi filmnya mendapatkan sambutan yang sangat bagus. Akhirnya saya memutuskan untuk membacanya. Yang pasti, buku Laskar Pelangi bukanlah sebuah buku percintaan yang membosankan.

Sengaja saya menyediakan waktu khusus untuk membaca buku ini, bahkan saya sudah mempersiapkan lagu-lagu dari soundtrack laskar pelangi untuk menemani saya membaca buku ini. Ada kesan tersendiri ketika membaca bab pertama “Sepuluh murid baru” sambil di iringi lagu “Sahabat” dari group musik Netral.

Terus terang buku ini sangat berkesan bagi saya, mungkin karena saya juga pernah tinggal di pulau Bangka ketika saya kecil, tepatnya di kota Pangkal Pinang. Saya tinggal di Pangkal pinang hanya sampai saya berumur 5 tahun, sehingga saya amat ingin bisa memahami keadaan disana.

Membaca buku Laskar Pelangi seakan-akan kita tidak bisa berhenti membaca. Cara bertutur Andrea Hirata sangat berkesan, agak berbeda dari penulis lainnya. Buku ini membuat kita selalu ingin melanjutkan ke halaman selanjutnya. Inilah salah satu buku yang membuat saya tidak bisa berhenti membaca, buku terakhir yang membuat saya tidak bisa berhenti membaca adalah ketika saya membaca buku karangan Agatha Christie, dan itu sudah betahun-tahun yang lalu.

Mungkin inilah satu-satunya buku lokal yang patut dibaca, bukan hanya oleh orang dewasa, tapi oleh semua kalangan. Sayang anak-anak saya masih belum bisa di ajak nonton Laskar Pelangi karena usianya masih 3 dan 4 tahun. Semoga saja filmnya sebagus novelnya.

Salut untuk Andrea Hirata.

by

Leave a Reply