Saatnya rakyat Indonesia menuntut haknya

Akhirnya harga BBM naik juga. Akhirnya pemerintah berani menaikan harga BBM tanpa memperdulikan penolakan yang di lakukan oleh banyak pihak. Pemerintah tidak lagi perduli akan nasib masyarakat banyak yang akan makin terhimpit akibat harga BBM naik. Menurut pemerintah, menaikan harga BBM adalah hak mereka.

Sekarang saatnya rakyat menuntut, menuntut hak nya sebagai rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia juga memiliki hak bukan cuma kewajiban.

Menurut saya, ada tiga tuntutan yang perlu kita ajukan.

1. Sekolah gratis.

Sesuai dengan UUD 45, pasal 31.

(1) Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan.

(2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.

(3) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan Undang-Undang.

(4) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.

(5) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.

Jelas sekali dalam UUD 45 pasal 31 ayat 1-4, terutama ayat 2 bahwa ‘Pemerintah wajib membiayainya’, dan dalam ayat 4 bahwa pemerintah wajib menyediakan dana sebesar 20% dari APBN dan APBD untuk biaya pendidikan. Tetapi kedua ayat di atas masih belum terlaksana sampai sekarang.

Sudah saatnya pemerintah melakukan kewajibannya, dan sudah saatnya rakyat Indonesia untuk menuntut haknya.

2. Pemerintah lebih memperhatikan rakyat miskin dan anak terlantar.

Sesuai dengan UUD 45, pasal 34.

(1) Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.

(2) Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan.

(3) Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.

(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.

Sekali lagi, sangat jelas dalam UUD 45 bahwa pemerintah harus menjamin kehidupan yang layak untuk seluruh rakyat Indonesia. Tetapi buktinya, bukan hanya sekali, dua kali kita mendengar ada yang meninggal akibat kelaparan.Something Shocking | www. gedubrak.com › Create New Post — WordPress

Sekali lagi pemerintah tidak menjalankan kewajibannya, dan sudah saatnya rakyat Indonesia untuk menuntut haknya.

3. Jaminan kesehatan yang murah dan layak bagi seluruh rakyat Indonesia.

Masih dalam pasal 34, pada ayat 3 di sebutkan bahwa Pemerintah wajib menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan yang layak, dan tentunya dengan harga yang terjangkau. Tetapi kenyataannya RS masih mahal, bahkan untuk RSU sekalipun. Bukan sedikit pasien yang di tolak oleh RS hanya karena alasan tidak mampu membayar uang jaminan RS yang tidak sedikit.

Sudah saatnya rakyat Indonesia untuk menuntut akan haknya.

Itulah tiga point yang menurutnya paling utama, tetapi orang lain mungkin akan  berpendapat berbeda.

Sekali lagi, sudah saatnya rakyat menuntut haknya. Pemerintah jangan hanya meminta rakyat Indonesia untuk berkorban, tetapi juga seharusnya pemerintah juga melaksanakan kewajibannya untuk memberikan kehidupan yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia.

Rakya Indonesia sudah berkorban banyak, terlalu banyak.

Leave a Reply