Awas, serbuan Miyabi

,

Miyabi akan datang, akan menyerbu ke Indonesia. Bila ada yang tidak tahu siapa atau apa itu Miyabi bersiaplah untuk kaget. Miyabi bukanlah sejenis makanan dari Jepang, atau mainan terbaru dari Jepang, tapi adalah seorang bintang film PORNO dari Jepang.

Miyabi atau dengan nama aslinya Maria Ozawa, bisa di bilang adalah ratu dari bintang film porno di Jepang, dia sudah bermain di ratusan film porno, dan sekarang akan datang ke Indonesia untuk bermain film lokal dengan judul “Menculik Miyabi”.

Gila.

Sugguh banyak orang di Republik ini sudah gila. Kebebasan yang seharusnya di pergunakan untuk kebaikan dan kemajuan, justru di salah gunakan untuk kerusakan demi untuk kepentingan pribadi.

Apa untungnya mendatangkan Miyabi ke Republik ini? Kecuali untuk menebalkan kantong segelintir orang? Kedatangan Miyabi di takutkan akan lebih banyak mendatangkan hal-hal yang negatif dari pada yang positif. Lalu buat apa?

Gila.

Seperti biasa pihak produser tidak perduli akan tanggung jawab moral selama tidak melanggar hukum, hukum buatan manusia.

Mengapa tidak mendatangkan orang yag lebih “benar” dari Miyabi, masih banyak yang bisa di datangkan, ratusan atau ribuan wanita terkenal yang bisa di culik untuk menggantikan Miyabi. Mengapa tidak “Menculik Dian Satro” atau “Menculik Sandra Dewi”? Pasti masih banyak yang akan menonton film tersebut.

Tapi seperti biasa, mereka tidak berniat untuk membuat film yang bermutu, hanya film murahan yang bisa mengeruk uang banyak.

Ataukah ada niat jahat di balik pembuatan film ini? Apa jadinya bila negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia membuat film dengan peran utama Miyabi? Walaupun mugkin di dalam film tersebut tidak ada adengan pornonya, tapi tetap konotasi negatif yang di terima.

Semoga banyak orang awam dan bahkan dari kalangan perfilman sendiri yang masih bermoral akan menolak serbuan Miyabi.

by

2 Comments


  1. // Reply

    Kalau diperhatikan, memang ada kecenderungan kelompok-kelompok di negeri ini melakukan hal-hal yang mempermalukan atau mempecundangi umat islam Indonesia. Mulai dari acara kuliner di TV yang menyodorkan anggur sebagai barang yang meyehatkan, penentangan berbagai RUU yang dituduh pro islam, sampai penerbitan majalah Playboy dan pemujaan terhadap bintang film porno, miyabi ini.
    Walaupun secara faktual di masayarakat semakin banyak perempuan yang menutup aurat, tapi dengan penguasaan terhadap media, kelompok-kelompok ini mampu menampilkan seolah-olah mereka adalah mainstream di negeri ini.


  2. // Reply

    Biasanya saya paling menentang gerakan FPI, tapi saya sekarang justru banyak berharap ada gerakan dari FPI yang akan mencegah masuknya Miyabi ke Indonesia.
    Berbicara dengan orang atau kelompok yang hanya memikirkan dolar dan rupiah tidak ubahnya berbicara dengan tembok batu yang tebal.

Leave a Reply