Luna Maya vs Infotainment

Mungkin artis wanita yang paling top di Indonesia saat ini, Luna Maya sekarang sedang berhadapan dengan wartawan, terutama wartawan infotainment.

Ungkapan isi hati Luna di jejaring sosial berakibat panjang, karena pihak wartawan menganggap ungkapan isi hati Luna Maya menghina profesi mereka sebagai wartawan.

“Infotemnt derajatnya lebh HINA dr pd PELACUR, PEMBUNUH!!!! may ur soul burn in hell!!…”

Luna Maya pasti salah dalam hal ini, seharusnya dia cukup curhat ke beberapa teman akrab saja, tidak ke jejaring sosial seperti twitter yang memiliki anggota ratusan, ribuan bahkan jutaan anggota.

Tapi setenar apapun seorang artis, seorang Luna Maya, dia tetap seorang manusia. Yang kadang-kadang, di saat yang paling mengesalkan, emosi sudah tidak bisa di kontrol lagi.

Lalu apa kira-kira penyebab sehingga Luna Maya begitu kesal kepada wartawan infotainment?

Kutipan dari kompas.com

Dia hanya mengaku ingat, seusai penayangan perdana film tadi di Plasa EX, Jakarta, 15 Desember 2009, bersama istrinya mengaku sangat khawatir dengan sikap para awak pekerja infotainment saat ”memburu” Luna yang saat itu menggendong putra kekasihnya (pemusik Ariel) yang tertidur dalam gendongannya.

Walau mengaku sudah terbiasa melihat perilaku seperti itu, Salman tak urung mengaku sangat khawatir, terutama ketika Luna dan anak yang digendongnya itu terdesak sampai ke tangga eskalator.

Salman berpikir, bagaimana kalau tiba-tiba mereka berdua terdorong dan terjatuh lantaran terdesak belasan pekerjainfotainment yang lengkap membawa berbagai peralatan kerja, seperti lampu sorot dan berbagai macam kamera.

Bagaimana dengan wartawan infotainment? Apakah mereka dewa yang tidak pernah salah?

Mungkin ini saat yang paling tepat bagi para wartawan infotainment untuk melakukan mawas diri, bagaimana seharusnya mereka melakukan pekerjaan mereka. Seharusnya mereka juga memiliki rasa empati terhadap rekan mereka, para artis. Bagaimana perasaan mereka sekarang, maukah mereka di wawancara, bagaimana dengan keadaan sekeliling mereka.

Bila kedua belah pihak bisa saling menghormati, baik Luna Maya menghormati wartawan infotainment dan sebaliknya, wartawan infotainment meghormati hak-hak Luna Maya, kejadian seperti ini tidak perlu terjadi.

Bila benar, wartawan infotainment yang membesarkan Luna Maya, bukan berarti mereka bisa melakukan apa yang mereka mau terhadap Luna Maya.

Tanda pengenal wartawan di dada mereka tidak membuat mereka kebal hukum dan paling benar.

Semoga kedua belah pihak bisa saling mawas diri dan saling memaafkan.

Teringat nasib Putri Diana yang meninggal secara mengenaskan karena dikejar-kejar oleh paparazi.

by

2 Comments


  1. // Reply

    lol, wartawan infotainment adalah wartawan yg gagal jadi wartawan beneran,akhirnyajadi wartawan abal-abal


  2. // Reply

    luna maya, gw bersedia menemanimu di penjara….

Leave a Reply