Anak Tetangga Yang Provokator

Ada anak tetangga, sebut saja Neno, yang sering main kerumah, bermain sama anak anak saya.

Saya sebetulnya tidak keberatan bila ada anak tetangga yang main kerumah, malah saya senang karena anak saya ada teman bermain.

Tapi masalahnya, si Neno ini suka sekali memanas-manasi anak saya sehingga cemburu dengan saudaranya sendiri. Kasarnya jadi provokator.

Contohnya, waktu saya beri uang jajan lebih banyak ke kakaknya, adiknya dipanasin, katanya saya lebih sayang ke kakak dari pada ke adiknya.

Atau waktu adiknya saya antar ke sekolah, kakaknya yg dipanas-panasi.

Akibatnya setiap kali si Neno ini datang, yang ada anak anak saya malah jadi berantem.

Saya cek sama tetangga yang lain, mereka juga mengeluhkan hal yang sama.

Saya coba ingatkan si Neno dengan baik baik, ternyata tidak didengar.

Akhirnya dengan sangat terpaksa, saya minta Neno pulang kerumah, walaupun dia menolak, tapi demi keamanan dan kenyamanan rumah saya, saya terpaksa memaksa dia pulang.

Dari pada anak saya berantem?

Masih banyak anak tetangga yang lain, datang, bermain bersama dengan damai, tanpa adanya kericuhan, bila ada yang berantem, masih berantemnya anak-anak

Tapi dasar si Neno, bukannya jadi paham dan ngerti, malah teriak teriak kalau dia dianiaya oleh saya.

Tepok jidat

Leave a Reply