Rumah sakit jiwa menyambut pemilu 2009.

,

Menjelang pemilu 2009 nanti, rumah sakit jiwa sudah mulai ikut mempersiapkan diri. Lho, apa hubungannya pemilu dengan rumah sakit jiwa? Ternyata rumah sakit jiwa memperkirakan akan banyak orang yang mengalami gangguan kejiwaan pasca pemilu nanti, yaitu para caleg yang tidak berhasil duduk di bangku legislatif.

Bukan rahasia lagi, kalau para caleg mengeluarkan dana puluhan, bahkan ratusan juta rupiah untuk biaya kampanye. Mereka sudah berkorban uang, pikiran dan tenaga agar mereka berhasil dipilih dan bisa duduk di bangku legislatif.

Tidak sedikit dari mereka yang meminjam uang dari kanan kiri untuk membiayai kampanye mereka. Dan ada pula dari mereka yang sampai berhenti kerja agar bisa fokus dalam pemilu ini.

Dan tentunya akan berat bagi mereka, yang sudah berkorban begitu banyak sekali, apabila gagal dalam pemilu nanti.

Tapi bukan mereka yang saya takutkan, bukan orang-orang yang gagal.

Tapi yang saya takutkan justru orang-orang yang berhasil lolos dan duduk di bangku legislatif. Yang saya takutkan adalah, apa yang akan mereka lakukan apabila mereka terpilih nanti?

Apakah mereka akan berusaha agar apa ang telah mereka korbankan, bisa mereka dapatkan kembali dan kalau bisa dengan berlipat ganda?

Apakah benar mereka akan berjuang untuk rakyat, atau justru untuk diri mereka sendiri atau partai mereka?

Kita hanya bisa berharap yang terbaik untuk negeri ini.

Leave a Reply