Posts Tagged ‘golkar’

Kampanye negatif menjelang pemilu

Tuesday, June 30th, 2009

Pemilu sudah semakin dekat, tinggal menghitung hari, dan suasana politik pun semakin memanas. Masing-masing pasangan mulai mengeluarkan jurus-jurus pamungkas agar dapat meraih dukungan dan simpati rakyat yang sebesar-besarnya. Namun sayang, jurus pamungkas yang di keluarkan justru banyak yang bersifat negatif.

Pasangan SBY-Boediyono, mulai berusaha merayu rakyat Indonesia dengan menganjurkan pemilu cukup dengan satu putaran, dengan alasan untuk menghemat biaya.

Itu adalah alasan yang bodoh.

Bahkan dengan menyindir, Prabowo mengusulkan agar tidak perlu ada pemilu, cukup di undi saja, sehingga kita tidak perlu keluar uang untuk pemilu.

Ada segala macam survey yang keabsahannya dipertanyakan. Bahkan menurut Butet Kertarajasa, hasil survey tersebut dipesan dengan harga tertentu.

Kemudian beredar surat-surat elektronik yang memojokan JK sebagai perpanjangan tangan Golkar, dan jika JK terpilih maka Golkar akan hidup lagi.

Ada lagi edaran-edaran yang bersifat sara karena menuduh istri Boediono adalah seorang non muslim. Edaran yang bersifat sara ini tentu sangat membingungkan, apalagi kemudian terbukti bahwa yang membagikan edaran tersebut adalah kader dari Partai Demokrat. Sampai sekarang tujuan dan motif dari edaran tersebut masih belum jelas.

Bila di komunitas facebook beredar group dengan nama “say no to mega” dan kemudian di balas dengan group yang lain dengan nama “say no to sby”

Apakah kampanye negatif atau black campaign ini akan terus berlangsung?

Apakah politik harus seperti ini, menghalalkan segala cara agar dapat menang?

Lalu mau kemana negeri ini?

Popularity: 1% [?]

Tags: , , , , , , , ,

Related posts

Mempertanyakan MetroTV sebagai TV pemilu

Tuesday, October 14th, 2008

Melihat iklan Metrotv yang secara gencar memposisikan dirinya sebagai The Election Channel, hal pertama yang muncul di pikiran saya adalah apakah Metrotv mampu berlaku adil dalam penyiaran dan tidak memihak kepada salah satu partai pemilu, karena sudah bukan rahasia umum kalau pemilik Metrotv, Surya Paloh adalah kader dari partai Golkar.

Bahkan Surya Paloh sempat mencalonkan dirinya sebagai calon presiden dari partai Golkar. Apakah Metrotv masih bisa bersikap adil?

Bila melihat pemilu sebelumnya, yang tampak jelas keberpihakan Metrotv kepada partai Golkar, terus terang saya ragu. Dalam pemilu sebelumnya Metrotv tidak pernah menyiarkan hal-hal negatif terhadap Golkar, hanya menyiarkan berita yang positif saja.

Sekarang pertanyaannya adalah, apakah pantas Metrotv menyebut dirinya sebagai The Election Channel?
Saya akan lebih berani menyebutkan kalau TV One lebih pantas di sebut sebagai The Election Channel dari pada Metrotv.

Saya melihat TV One lebih bersih dan lebih adil dalam menyiarkan berita pemilu, tidak berpihak pada salah satu partai politik. Mungkin saja karena TV One masih tergolong TV baru sehingga berusaha mereut hati pemirsa dengan berita-berita yang lebih berani dan lebih adil. Semoga saja TV One akan tetap terus bersikap adil.

Popularity: 9% [?]

Tags: , , , ,

Related posts